Thursday, March 26, 2020

Mengonversi massal WebP menjadi JPEG

WebP adalah format gambar milik Google yang belum jadi standar. Masih sedikit aplikasi yang bisa membuka format ini seperti peramban Google Chrome atau penampil gambar gThumb.

Untuk konversi massal, di Ubuntu bisa menggunakan program webp dikombinasikan dengan awk.

Pertama install dahulu program webp jika belum ada.

$ sudo apt-get install webp

Cara pemakaian untuk konversi dari WebP ke JPG adalah

$ dwebp nama_file.webp -o nama_file.jpg

Dengan awk, kita bisa melakukan konversi besar-besaran.
Mengingat saya belum pernah mencoba untuk menjalankan command di awk, maka hasil awk saya simpan dahulu.

ls *.webp | awk '{print "dwebp " $1 " -o " $1 ".jpg"}' > convert.sh

Lalu jalankan script tersebut.

sh convert.sh


Wednesday, February 19, 2020

Hal-Hal yang Seharusnya Dibenahi Oleh Kemkominfo

MENDISIPLINKAN PENYEDIA TELEKOMUNIKASI ATAS SMS
Anda pernah mendapat sms iklan bertubi-tubi? Nah, seharusnya Kominfo memaksa penyedia telekomunikasi untuk menyaring sms spam seperti itu.
Saya pribadi malah punya pengalaman buruk. Saya sedang menunggu SMS OTP dari situs, tetapi tidak pernah sampai dan ketika saya bertanya ke CS di Twitter, malah disarankan untuk membuka setelan SMS Premium.

MENDISIPLINKAN PENYEDIA TELEKOMUNIKASI ATAS KETERBUKAAN TRANSAKSI
Pernah dengar kasus seorang artis tersedot uangnya karena ternyata nomornya di-call forward ke nomor lain? Atau pernah merasa pulsa tiba-tiba tersedot dan anda tidak tahu sebabnya. Ketika anda mengunjungi galeri / kantor layanan dari penyedia jasa, anda gak bisa mendapatkan informasi yang anda butuhkan?
Ya, seharusnya Kemkominfo mendisiplinkan penyedia jasa untuk bersikap lebih terbuka kepada pelanggan.

MENEGAKKAN PRINSIP NET NEUTRALITY DI ANTARA PENYEDIA INTERNET
Seandainya ada perusahaan bergerak di bidang pengelolaan infrastruktur jalan berbayar (seperti PT Jasa Marga) dan kemudian perusahaan tersebut memperluas usaha dengan memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang transportasi (seperti perusahaan legenda, Sumber Kencono), apakah kemudian perusahaan induk pengelola jalan berbayar punya hak untuk melarang perusahaan transportasi lain menggunakan jalan yang dikelola? Tentu saja TIDAK! Karena itu bentuk monopoli dan persaingan tidak sehat.
Sama juga dengan internet, perusahaan penyedia jaringan internet tidak seharusnya memblokir sebuah situs karena unsur persaingan bisnis. Sebuah situs seharusnya diblokir hanya jika memiliki unsur pidana bukan karena persaingan bisnis. Telkom misalnya, seharusnya tidak boleh memblokir Netflix hanya karena tidak punya kerjasama dan bersaing dengan layanan serupa yang sudah kerjasama dengan Telkom.

MEMBUAT PROSEDUR PEMBLOKIRAN INTERNET YANG ADIL DAN BERTANGGUNG JAWAB
Tahun 2019 lalu, Pemerintah beberapa kali melakukan pelambatan bahkan pemblokiran internet. Alasannya nyaris sama, mencegah hoax menyebar sehingga mencegah kerusuhan. Hasilnya juga sama, setelah pelambatan dan pemblokiran, kerusuhan justru meledak.
Pernahkan ada yang bertanya, hoax apa saja yang beredar sehingga pemerintah memutuskan untuk melakukan pelambatan bahkan pemblokiran internet ?
Pernahkan pemerintah memberi laporan detail, berapa jumlah hoax yang terdeteksi dengan berapa pelaku yang dideteksi sebelum pemblokiran dan berapa hoax terdeteksi setelah pemblokiran? Apakah efektif pemblokiran yang mereka lakukan?
Berapa banyakkah penyebar hoax yang ditangkap dan dibawa ke pengadilan, yang tertangkap basah menyebarkan hoax menjelang pelambatan atau pemblokiran?
Memang kadang pemerintah perlu bertindak tidak populer seperti memperlambat atau memblokir internet tetapi pemblokiran selama ini dilakukan sungguh tidak bertanggung jawab. Padahal setiap usaha pelambatan / pemblokiran juga merugikan dunia usaha seperti jasa antar barang, toko online.

BEKERJA SAMA DENGAN KEMENDIKBUD MEROMBAK CARA KERJA LEMBAGA SENSOR FILM
"Sensor film bukan urusan Kemkominfo!", tulis seorang kawan pegawa Kemkominfo saat aku mengritik instansinya perkara Netflix.
Benar, Lembaga Sensor Film tidak di bawah Kemkominfo tetapi siapakah yang berwenang memblokir situs internet karena alasan mengandung unsur pornografi? Siapa yang memblokir Vimeo ? Siapa yang pernah memblokir Youtube dan Multiply karena mengandung Penistaan Agama?
Dunia berubah. Dahulu, film hanya menyebar melalui media fisik yang bisa diperiksa. Setiap pengusaha sinema dan industri televisi bisa menyerahkan film tersebut untuk diperiksa sebelum tayang untuk publik.
Namun kini, internet menghapus batas-batas negara dan menghapus batas antara penonton dan industri kreatif. Kini bukan hanya perusahaan-perusahaan berdana saja yang bisa membuat film dan tayang untuk publik tetapi juga kelompok-kelompok kreatif nirlaba berukuran kecil dengan medium seperti Youtube, Tiktok, Facebook Video, Twitter. Tentu saja selalu ada kemungkinan untuk menyebarkan pornografi melalui medium-medium itu tetapi apakah berarti satu situs itu harus dihukum?
Selain itu, batas pornografi seringkali tidak tegas antara kelompok masyarakat. Menunjukkan pusar misalnya, buat sebagian masyarakat bukanlah hal tabu sementara buat masyarakat lain adalah bagian dari pornografi. Ciuman adalah hal wajar buat sebagian masyarakat dan bagian dari pornoaksi buat bagian masyarakat yang lain.
Lembaga Sensor Film sendiri juga tidak terbuka. Ketika sebuah film diberi rating 21 tahun ke atas atau 17 tahun ke atas, untuk alasan apakah film tersebut mendapat predikat itu? Pornografi kah? Kekerasan kah? Kekerasan hingga tahap apa kah?
Oleh karena itu, Indonesia tidak sekedar butuh cara menyaring film-film digital yang menyebar lewat internet tetapi juga mereformasi paradigma sensor film.

BEKERJA SAMA DENGAN KEMENDIKBUD UNTUK DISEMINASI INFORMASI DASAR YANG PERLU UNTUK SELURUH PELAJAR / PENELITI / MASYARAKAT
Bayangkan anda anak sekolah yang tinggal di sebuah desa, baru mendapatkan fasilitas internet oleh Kemkominfo, dan ponsel-ponsel pintar berharga murah mulai mmemasuki desa. Kemudian, sebagai siswa, anda mendapat tugas membaca buku-buku sastra terbitan Balai Pustaka terbitan abad 20, apa yang bisa anda lakukan?
Pemerintah juga sering berkoar-koar mewaspadai gerakan radikalisme, mempromosikan Pancasila tetapi berapa banyakkah usaha pemerintah agar tulisan-tulisan para pendiri bangsa ini bisa dibaca oleh masyarakat luar? Di mana saya bisa membaca pandangan Mohammad Hatta tentang Pancasila? Di mana kah saya bisa membaca pandangan Agus Salim tentang Pancasila?
Perpustakaan Nasional punya proyek bernama iPusnas di mana masyarakat bisa meminjam buku secara gratis tetapi tidak ada tulisan-tulisan dari pendiri bangsa di situ. Saya bisa mencari buku tentang biografi Mohammad Hatta tetapi tidak mendapatkan buku yang ditulis oleh Mohammad Hatta.
Seharusnya sebagai counter-propaganda ideologi luar, Kemkominfo dan Kemdikbud memiliki proyek digitalisasi tulisan-tulisan pendiri bangsa ini.
Selain itu seharusnya beberapa arsip seperti transkrip mahkamah luar biasa tahun pasca 1965 juga harus dibebaskan.

Catatan: tulisan ini awalnya dibuat untuk menjawab pertanyaan di Quora.

Friday, February 14, 2020

Petunjuk (non-Teknis) Cara Membaca File Berformat .acsm

Pernahkah Anda membeli atau meminjam buku (seperti pada Google Playstore atau Archive.org) dan anda melihat ada fitur unduh (download) dan dalam bentuk .pdf atau .epub dan anda kecewa karena ternyata berkas yang terunduh berbentuk .acsm ?

Anda harus memiliki Adobe Digital Edition. Anda bisa mengunduhnya dari situs resmi Adobe.

Jika Anda menggunakan GNU/Linux maka caranya sedikit rumit.

1. Sebaiknya gunakan versi 4.5.0, bukan versi setelahnya.  Silakan berburu versi tersebut.

2. Install .Net Framework 4. Anda bisa menggunakan bantuan winetrick untuk memasangnya dengan perintah winetrick dotnet40. Aplikasi winetrick ada di repository Ubuntu.


Setelah Anda berhasil memasang Adobe Digital Edition (ADE), maka bukalah file .acsm itu dan Anda akan ditanyai AdobeID. Anda bisa mendapatkan AdobeID dengan mendaftarnya di situs Adobe.

Setelah mengisi AdobeID, maka ADE akan menyalin file .pdf sesungguhnya dalam keadaan terenkripsi alias memiliki DRM. Dengan demikian Anda hanya bisa membukanya dengan menggunakan aplikasi ADE (atau mungkin aplikasi lain yang juga bisa memanfaatkan AdobeID).

MELEPAS ENKRIPSI
Apakah Anda merasa tidak puas? Kebebasan Anda dibatasi? Anda ingin membuka file tersebut dengan aplikasi lain yang sayangnya tidak mendukung DRM Adobe ID?

Maka manfaatkan dua aplikasi yakni
1. Calibre (tersedia versi Windows dan Linux (ada di repository Ubuntu ))
2. DeDRM plugin untuk Calibre buatan Apprentice Alf.

Setelah Anda memasang Plugin untuk Calibre tersebut, jangan lupa melakukan konfigurasi plugin, pilih Adobe Digital Edition. Plugin itu akan mencari instalasi ADE. Jika Anda pengguna Linux, sertakan juga WINEPREFIX agar plugin tersebut bisa mencari instalasi ADE.

Usai melakukan konfigurasi, begitu anda menambahkan file .pdf atau .epub terenkripsi ke dalam Calibre, maka saat itu juga DRM dilepas.

Tulisan ini memang bersifat non-teknis. Untuk petunjuk teknis, silakan berselancar di Internet di antara lautan Github, StackOverflow, dan lain-lain untuk mendapatkan langkah-langkahnya.

Saturday, December 14, 2019

Mengapa Ketentuan Mewajibkan Sertifikat Halal pada Undang-Undang Jaminan Halal Harus Dicabut

Saat ini, menurut Undang-Undang Jaminan Halal,'produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal'.  Sertifikat halal sendiri memang nanti tidak dimonopoli MUI tetapi kriterianya tetap dari MUI seperti kata direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim saat diwawancarai CNN Indonesia pada tanggal 17 Oktober 2019, "Sedangkan yang sifatnya substantif misalnya pemeriksaan dan penetapan fatwa itu MUI tetap berperan secara mayoritas. Jadi kalau dilihat dalam prosesnya, pemerintah hanya menerima pendaftaran dan menjadi koordinator, lalu membagi ke Lembaga Pemeriksa Halal (LPH)".

Jadi mari kita intip kriteria halal MUI dan silakan bayangkan apa yang terjadi ketika semua produk di Indonesia wajib bersertifikat halal dengan kriteria dari MUI. Saya mengutip dari Panduan Umum Sistem Jaminan Halal LPPOM - MUI yang disusun oleh Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia 2008.


"Persyaratan Auditor Halal Internal: a. Karyawan Tetap Perusahaan; b. Koordinator Tim Auditor halal internal adalah seorang muslim yang mengerti dan menjalankan syariat Islam."

Bisakah kalian membayangkan usaha-usaha kecil yang tidak punya cukup staf untuk membentuk tim auditor halal? Bisakah kalian membayangkan jika usaha-usaha kecil tersebut berada di daerah yang mayoritas non-Muslim seperti kawasan Indonesia Timur?



"Suatu peralatan tidak boleh digunakan bergantian antara produk babi dan non-babi meskipun sudah melalui proses pencucian"

Bisakah kalian membayangkan situasi di kantin kecil yang terdiri dari pedagang muslim dan non-muslim? Bisa jadi orang-orang non-muslim dilarang berjualan produk haram bersama pedagang muslim karena ditakutkan kontaminasi antara warung muslim dan warung non-muslim karena kriteria ketat yang menyebabkan warung Muslim tidak bisa mendapatkan sertifikat halal yang diwajibkan oleh Undang-Undang ini.


"Karyawan dilarang untuk membawa makanan dan minuman ke ruang produksi" 

Kekhawatiran tentang kontaminasi membuat karyawan dilarang untuk membawa makanan dan minuman ke ruang produksi. Tentu saja, dalam perkara rumah makan, kontaminasi tidak hanya dari karyawan tetapi dari pengunjung dan berdasarkan kriteria dari MUI, pencucian tidak menjadikan peralatan boleh dipakai kembali.

Itu sebabnya beberapa restoran yang mendapatkan sertifikat halal seperti Solaria melarang pengunjung membawa makanan dari luar.

Bisakah kalian membayangkan jika ketentuan ini diwajibkan pada warung-warung kecil seperti warung bubur kacang ijo di pinggir jalan?


Jangan salah artikan bahwa saya menentang sertifikasi halal tetapi mewajibkan sertifikasi halal dengan kriteria seketat itu adalah tidak realistis dan malah zhalim. Yang seharusnya diwajibkan adalah ketentuan membuka semua informasi bahan kepada pelanggan.

Sertifikasi halal sendiri, jika tidak diwajibkan, niscaya tetap akan dibutuhkan oleh produsen makanan karena sertifikat ini adalah bentuk perlindungan terhadap produsen misalnya melindungi diri dari tuduhan haram dari oknum tak bertanggung jawab. Karena itu, untuk mendapatkan sertifikat memang butuh komitmen kuat mematuhi kriteria pemberi sertifikat.

Namun perlu disadari bahwa tidak semua harus diwajibkan memenuhi kriteria itu.




Rujukan

Sumber pernyataan MUI tentang pengaruh MUI pascapelaksanaan UU Jaminan Halal:
Detik.Com. Sertifikasi Halal di Tangan Kemenag, MUI Masih Berperan Besar. (2019).  https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191017124156-20-440322/sertifikasi-halal-di-tangan-kemenag-mui-masih-berperan-besar (diakses terakhir tanggal 14 Desember 2019)

Sumber kutipan ketentuan MUI tentang jaminan halal.
 Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia. Panduan Umum Sistem Jaminan Halal LPPOM - MUI. (2008). http://www.halalmui.org/images/stories/pdf/sjh-indonesia.pdf (diakses terakhir tanggal 14 Desember 2019)

Sunday, November 24, 2019

CURL get token oauth Base

Penyangkalan:
Ini mungkin bukan praktek terbaik tentang OAuth.


Umumnya ada empat elemen untuk mendapatkan token.
1. clientId
2. secret key
3. username
4. password

clientId dan secret key biasanya dikirim dalam bentuk Base64. Untuk membuat bentuk base64, bisa dengan echo dan base64.  Misalkan clientId-nya client dengan secret-key secret.

$  echo -n "client:secret" | base64

Hasil Base64 itu kemudian dikirim dalam bentuk header dengan format

Authorization: Basic [hasil base64]

Selain itu, untuk username dan password dikirim dalam bentuk form, bukan dalam bentuk JSON.

$ curl -X POST   -H 'Authorization: Basic [hasilbase64]'    -F username=nama-user-name   -F password=passwornyad   -F grant_type=password https://path.to/api/oauth/token 


Monday, November 18, 2019

Masalah Unparsable Font di XScreenSaver

Pascaupgrade Ubuntu, XScreenSaver saya sering ngambek saat screensaver tayang dengan pesan semacam:

Font Unparsable, Unreadable yada-yada *-dina-bold-r-*-*-10-*-*-*-*-*-*-*
Terimakasih untuk rekan-rekan pengguna Ubuntu, saya jadi bisa memecahkan masalahnya. Pertama, cek dahulu font dan variasi ukuran yang tersedia dengan perintah:
xfontsel
Kedua, sunting file .XDefaults di home pengguna
vim ~/.XDefaults
Nah, nanti akan terlihat baris kurang lebih berikut:
xscreensaver.Dialog.headingFont: -*-dina-bold-r-*-*-10-*-*-*-*-*-*-*
xscreensaver.Dialog.bodyFont: -*-dina-medium-r-*-*-10-*-*-*-*-*-*-*
xscreensaver.Dialog.labelFont: -*-dina-medium-r-*-*-10-*-*-*-*-*-*-*
xscreensaver.Dialog.unameFont: -*-dina-medium-r-*-*-10-*-*-*-*-*-*-*
xscreensaver.Dialog.buttonFont: -*-dina-bold-r-*-*-10-*-*-*-*-*-*-*
xscreensaver.Dialog.dateFont: -*-dina-medium-r-*-*-10-*-*-*-*-*-*-*
xscreensaver.passwd.passwdFont: -*-dina-bold-r-*-*-20-*-*-*-*-*-*-*
Ganti hurufnya dengan huruf dan ukuran yang tersedia. Ketiga, matikan XScreenSaver-nya
ps -ef | grep xscreensaver | grep -v grep | awk '{print $2}' | xargs kill -9
Keempat, merge dengan XServer Resource Database
xrdb -merge ~/.Xdefaults
Kelima, nyalakan lagi XScreenSaver-nya.

Wednesday, November 06, 2019

Layar HTML Untuk Menampilkan File MP4 dan Subtitle (dalam bentuk vtt)

Buat file html dan kurang lebih seperti ini isinya


  <body style="background-color: rgb(0,0,0);">
   <div id="video-controls" class="controls" data-state="hidden" >
     <video id="video" width="1900" height="900" controls preload="metadata">
    <source src="Iznogoud.mp4" type="video/mp4" />
    <track label="English" kind="subtitles" srclang=en" src="Iznogoud.vtt" default />
    </video>
   </div>

  </body>

Untuk mengubah subtitle dari format srt menjadi vtt bisa menggunakan aplikasi ffmpeg
ffmpeg -i nama_subtitle.srt nama_subtitle.vtt