Showing posts with label gambar. Show all posts
Showing posts with label gambar. Show all posts

Friday, March 15, 2024

Saturday, October 18, 2014

Mewarnai bersama Ara


Bahan:
1. kertas (di balik kertas ada gambar lain sebenarnya);
2. ballpoint (Babehnya yang menggambar)
3. crayon berminyak, entah merek apa.

Ara mewarnai matahari, pesawat, gunung-gunung (termasuk pohon).

Babehnya mewarnai naga.

Monday, April 28, 2008

[gak jelas] gambar istri

Lagi gak jelas gini...
Entah kangen atau entah tangan lagi gatal pengen coret-coret

Yang satu buatan tahun 2005 (masih di Australia), diwarnai dengan MS Paint
Yang satu baru kubuat, diwarnai dengan Adobe Photoshop 7 (entah bajakan atau bukan.. bukan aku yang nginstall di komputer ini)



Friday, March 21, 2008

Lupa Rasanya Menggambar Pakai Crayon


Jadi tadi sore aku ke tokobuku membeli crayon. Mahal yah ternyata?
Dan tanganku ternyata sudah tidak selincah dan sekuat dahulu. Banyak bolong-bolongnya. Tidak bakat jadi colorist seandainya bekerja di perusahan komik.

Hayo... ada yang bisa menebak gambar apa?
Kalau ingin tahu kisahnya, silakan
http://gallerykunderemp.blogspot.com/2008/03/burisrawa-menyelundup.html

Wednesday, January 23, 2008

Joker Tewas



Rasanya,
baru kemarin aku menggambar sketsa Joker yang baru...
Hari ini, aku harus mendapati kenyataan bahwa... Joker telah tewas..!


Agak-agak menyebalkan bahwa aku mendapatkan berita ini pertama kali dari berita yang judulnya menyebalkan.. "Aktris[sic] Homo dari Brokeback Mountain Tewas".

Media tersebut lupa,
Heath Ledger juga tampil sebagai cowok normal di "Ten Things I Hate About You". Ia juga menjadi cowok normal di "A Knight's Tale". Tentu saja, di filmnya yang tidak terlalu terlalu terkenal, Cassanova, ia berperan sebagai playboy yang masyhur.


Ia bukan homo..
Ia hanya diminta berperan sebagai homo, seperti halnya Tora Sudiro dan Surya Saputra di Arisan. Ia bahkan punya seorang anak putri.



Sebagai penggemar Batman,
aku menunggu filmnya tahun ini. Mungkin di bagian credit-title dari film The Dark Knight kelak, aku akan melihat sebuah tulisan....

"In Memoriam
Heath Ledger
1979-2008"


Selamat Tinggal, Joker..
Your smile will always be remembered.


hiks... hiks... hiks....
pfft... Hi Ha Ha Ha HA Ha Ha HA




PS:
itu bukan menertawakan kematian..
Itu tertawa yang dilatih Heath Ledger berhari-hari demi menampilkan tawa yang berbeda dari inkarnasi Joker di film-film Batman sebelumnya. Kujadikan penutup tulisan untuk menghargainya.

Wednesday, May 16, 2007

Lagi-lagi gambar iseng..



Gara-gara kawan-kawan nantangin posting artwork di forum Scele...
Iseng aja menggambar ini.

Pakai MS Paint dan pakai non-optical mouse (dan ugh.. Jari kelingkingku sampai tak bisa dibengkokkan karena pegal). Gambarnya aslinya beresolusi 800 x 600 dan diperkecil biar lebih 'dramastis'.

Sumber idenya:
- Kyo Kusanagi dari King of Fighter
- Kyo si Mata Iblis dari Samurai Deeper Kyo
- dan gue sendiri.


Kalau dipikir-pikir,
ada nikmatnya, menggambar menggunakan MS Paint daripada menggunakan program lain yang lebih canggih seperti GIMP atau Photoshop

Sunday, May 06, 2007

Malasnya Mewarnai



Kalau ada satu hal yang kubenci dari hobiku menggambar maka hanya satu bagian, yakni mewarnai. Tampaknya aku tidak bakat dalam hal mewarnai.

Sering kali kulihat gambarku lebih bagus dalam versi hitam putih daripada versi mewarnai. Itu sebabnya, aku agak-agak iri melihat komik Frank Miller yang benar-benar mengandalkan warna hitam dan putih belaka.


Oh ya,
ngomong-ngomong, aku pernah lihat sebuah lingkaran berisi warna di mana sisi-sisi dari warna-warna tersebut saling bertentangan. Sayangnya, bukuku yang ada petunjuk warna tersebut, DC Comics Guide to Coloring and Lettering, hilang saat aku pergi ke Jakarta. Ada yang tahu gak tentang lingkaran tersebut?

Yang kuingat, warna hijau bertentangan dengan warna merah (ada di sisi yang saling bertentangan di lingkaran tersebut) dan contohnya saat itu adalah gambar The Flash dan latar belakangnya agak kehijau-hijauan.

Kalau ada yang tahu, harap beritahu.

[wayang] Interpretasi dari Ravana dan Vedavati



Semoga gambar ini tidak menyinggung siapapun.

Tujuan aku menggambar, seperti biasa, hanya satu: melatih kemampuan.

Dalam hal ini, aku mencoba melatih kemampuanku bercerita. Kulakukan sambil mendengarkan dosenku bercerita tentang Scheme Programming Language.

Adegan yang kucoba kugambar adalah sebuah adegan yang tidak digambarkan oleh RA Kosasih ketika menceritakan Ramayana, walau kedua karakter tersebut muncul di Lahirnya Rama dan Sinta. Beliau menggambarkan kisah Vedavati (Dewi Widawati) dan Ravana (Rahwana) dengan cerita yang sama sekali berbeda.

Kisah ini pertama kali baru kutemukan di dalam novel Arjuna Sasrabahu karangan Sunardi DM[1] dan tampaknya adalah versi resmi sesuai dengan versi India (setelah membandingkan dengan artikel di wikipedia).

Tentu saja, ketika menggambarkan adegan ini, aku menginterpretasi berbeda, bahkan berbeda seperti salah satu versi dari orang Hindu India yang kutemukan di Chennai Online[2]. Misalnya dalam hal ini, aku lebih suka menganggap bahwa Rahwana benar-benar jatuh cinta pada Widawati namun caranya yang kasar, ketidakperduliannya, obsesinya, membuatnya gagal mendapatkan Widawati.

Selain itu, aku lebih suka (mungkin terpengaruh versi Sunardi DM atau mungkin aku menyukai kisah-kisah tragis seperti Hamlet-nya William Shakespeare) menganggap bahwa Rahwana terpengaruh oleh peristiwa ini. Oleh sebab itu, ketika Sinta berhasil diculiknya, Rahwana sama sekali tidak berani menyentuhnya, takut peristiwa yang sama terulang.

Berikut adalah cerita singkat mengenai adegan tersebut untuk yang belum tahu ceritanya.

Rahwana saat itu sedang di masa-masa jayanya, di mana ia berhasil menaklukkan kerajaan-kerajaan lain bahkan berhasil menaklukkan Indra. Suatu hari, ia mendatangi pertapaan di mana Dewi Widawati berdiam. Rahwana, yang terpesona pada kecantikan Dewi Widawati, segera tanpa basa-basi segera meminangnya.

Dewi Widawati menolak, karena ia sudah dijanjikan untuk menikah dengan Batara Wisnu. Mungkin untuk pertama kalinya ditolak wanita, apalagi ia sedang di masa jaya-jayanya (lagi-lagi, ini interpretasiku), Rahwana menghina Wisnu dan tetap mendesak Dewi Widawati. Dewi Widawati menolak dan karena terus didesak akhirnya ia meloncat ke api yang biasanya digunakan untuk menyelenggarakan upacara korban.

Di masa akhir hayatnya, ia mengutuk akan lahir kembali dan saat Rahwana kembali jatuh cinta pada titisan selanjutnya, saat itulah kerajaannya akan hancur. Dan titisan Dewi Widawati itulah Dewi Sinta (Sita) yang menjadi istri Rama, tokoh utama dalam Ramayana.

Tentu saja ada beberapa detail yang tidak kumasukkan atau tidak sesuai dengan interpretasiku. Selain itu, Rahwana, yang biasanya digambarkan sebagai seorang raja paruh baya (baca berkumis atau apapun lah), kugambarkan sebagai pemimpin perang yang sebenarnya lumayan tampan (seandainya tidak ada pernak-pernik tengkorak dan taring).

Sebenarnya ada sih keinginan untuk membuat komik berjudul Ravana yang kisahnya (sesuai judulnya) bercerita tentang Rahwana, dari kisah kelahirannya yang cukup menggemparkan di versi Jawa, pertempuran menaklukkan dewa-dewa, pertempuran melawan Arjuna Sasrabahu, sampai kisah Ramayana sendiri. Hanya saja, tampaknya aku terlalu sibuk dan mungkin juga karena semangatku kurang sehingga aku tak bisa mengikuti jejak tukang cerita macam RA Kosasih, Sindhunata[3], atau Agus Sunyoto[4].

Di bawah ini adalah salah satu gambar yang adegannya kuinginkan ada di dalam komik (seandainya kelak ada), yakni pertempuran antara Vishrava (Begawan Wisrawa) dan Jambumangli (Panglima Perang Alengka). Wisrawa sedang mematahkan tangan Jambumangli yang ukuran tubuhnya lebih besar.




Referensi:
[1] Novel ini diterjemahkan oleh Balai Pustaka. Bacaan wajib buat penggemar wayang yang tidak bisa berbahasa Jawa

[2] Bisa dibaca di
http://www.chennaionline.com/festivalsnreligion/religion/religion555.asp


[3] novelnya berjudul Anak Bajang Menggiring Angin

[4] novelnya berjudul Rahuna Tattwa, bisa baca salah satu resensi mengenainya di
http://leojuliawan.wordpress.com/2007/03/19/agus-sunyoto-rahuvana-tattwa/

Friday, May 04, 2007

Di tengah-tengah Kesuntukan


Di tengah-tengah suntuk..
di tengah-tengah kemarahan gue...


kubuka program GIMP..
kugerak-gerakkan mouse-ku..

Jangan tanya, siapa modelnya..

update:
Please...
Jaga privasi.. jangan tanya dan jangan tebak siapa modelnya
nanti dia malu

Monday, April 02, 2007

[gambar] Tia dan Raizel



Udah lama gak gambar orang..


Akhirnya tadi, karena tidak ada Computational Logic, dan waktunya cukup luang, iseng-iseng menggambar dua orang ini..

Tentu saja dengan mencuri foto-foto mereka.. hihihihi... Marah atau tidak yah?


Maaf yah, Tia dan Raizel..
dan.. yup..
nama kalian sengaja kuubah, untuk melindungi obyek foto.. hihihihi
emangnya wartawan yang melindungi narasumber :p


Btw..
Tia..
maaf yah.. gambarnya gak mirip...
udah agak-agak ngantuk sih pas menggambar.. :p

Monday, October 16, 2006

[wastingtimesketch] Ksatria Baja Hitam

Ugh.... Guess which course I didn't pay attention for this drawing? Project Management!! Ugh.. Why I always feel sleepy in this course? And why the heck do I have to take this course? Okay.. no one ask me to.. And I'm not oblige to.. I chose it. But why, I can't keep my eyes open? Ugh. Btw, I know the Rx version was incorrect. Yeah.. I forgot how he should be.