Wednesday, October 03, 2012

[Percakapan Fesbuk] 6 vs 70, tradisi yang bukan tradisi, warisan yang bukan warisan

Gue: Omong kosong. Gak ada itu tradisi anak 6 kagak boleh di Bulungan atau anak 70 kagak boleh di Mahakam. Yang ada itu saling jaga perasaan. Gue beberapa kali kok ke Bulungan bahkan masuk ke 70 waktu masih berstatus pelajar dan gue juga tahu beberapa kali kok anak2 70 maen ke daerah Mahakam.

"Dalam keterangannya kepada polisi saksi menyebut ada semacam tradisi yang berlaku untuk kedua sekolah itu, bahwa anak SMA 6 tidak boleh terlihat di Bulungan yang merupakan wilayah SMA 70. Sebaliknya anak SMA 70 tidak boleh terlihat di daerah Mahakam."

http://news.detik.com/read/2012/10/01/181948/2050741/10/tim-advokasi-sma-70-vs-sma-6-murni-tawuran-bukan-premanisme


cha_n 70: suka dilebih2kan, ampun deh... gw dulu biasa ke mahakam kok, terutama lewat kalau mau ke BP

Jo 6: Nt penyusup, Bro... Menjalin kontak dengan pihak dalam musuh hehehehe...

Gw 6: Yang ngejalin kontak ama anak 70 kan ente, Jo. Ama anak-anak Format.

Jo 6: Hehehe... Itu yang dilupakan orang. Banyak kontak persahabatan yg sudah dijalin oleh ketua2 ekskul 6 dan 70 dari dulu hingga sekarang. Kontak2 persahabatan inilah yang harusnya di-support oleh sekolah dan pemerintah kalau mau menghilangkan permusuhan...

Yuli 6:Q anak 6. Q Jumat minggu lalu makan soto bareng anak 70 di daerah bulungan gak apa2 koq, khan q anggap 6 dan 70 itu bersaudara, bukan musuh.

Gw:Yup. Anak 6 dan 70 itu bersaudara.

Cha_n 70:emang dibikin lebay ama media

Yuli 6:Sebaiknya kasus FR jangan terlalu dikaitkan dengan 6 dan 70 (kalau bisa). IMO bagi saya tersangka FR adalah tersangka kasus pembunuhan. Kalau yang namanya kasus pembunuhan, di Jakarta, bisa terjadi tidak tergantung lokasi tertentu atau waktu tertentu (mungkin ini salah, sebab saya tdk tahu data statistiknya).

Jadi ingat wkt di Rawa Belong, q hampir dibacok mantan residivis yang ngaku udah sering keluar masuk penjara dan pernah membunuh tiga orang manusia.

Ari 70: kalau anak 70 gak boleh ke Mahakam, gua gak bisa pulang dong dulu.. secara kalau berangkat/pulang lewat Mahakam ..

Alex 6: Tidak ada tradisi seperti itu...yang cukup mengherankan kenapa dalam tawuran ini ada senjata tajam...kalau dulu anak kelas 3 selalu menegur dengan keras adik kelasnya yg membawa senjata tajam...

Ngomong2 itu gorasix apa bukan ya ?

Gue: 'itu' yang dimaksud yang mana yah? Korban anak 6 yang lagi makan di gultik. Pelaku anak 70. Media mengatakan tawuran antara 70 dan 6 adalah tradisi. Sekarang malah anak 70 yang diperiksa bilang ada tradisi wilayah antara 70 dan 6 di mana anak 6 haram berada di Bulungan sementara anak 70 haram di Mahakam.

Jiah.. ini yang bilang tradisi siapa ya? Zaman kita kagak ada main patok wilayah kayak gini. Tuh, di atas ada anak 70 yang bilang mereka juga aman2 saja ke Mahakam. Zaman kita juga kagak ada tuh yang bilang 70 itu musuh bebuyutan SMU 6.

Alex, ente kan dulu yang doyan nongkrong. Emang dulu zaman kita ada yang bilang '70' itu musuh bebuyutan SMU 6? Gue ingat dulu emang pernah ada dua konflik 6 dengan 70 tetapi bukan sebagai musuh bebuyutan. Malah, bukannya malah dulu pernah ada SMU 6 gabung 70 waktu tawuran? silakan koreksi ingatan gue.

Alex 6: Sering gabung...kalau yang nyerang sekolah lain diluar bulunga...sering juga tawuran dengan 70...terutama saat penerimaan murid baru...dan selesai ujian...tetapi dulu tidak boleh menggunakan senjata tajam...kenapa sekarang pada gunain senjata tajam ?mana kelas 3 lagi...

Yuli 6: Waktu jamannya q sih 6 dan 70 pernah gabung waktu tawuran lawan sekolah lain. Waktu itu jg nggak ada aturan anak 6 gak boleh lwt bulungan dan anak 70 gak boleh lwt mahakam.

Monday, September 24, 2012

Saya Tidak Memilih

saya tidak memilih seorang pemenang karena saya percaya tidak ada yang perlu dirayakan

saya tidak memilih seorang pemimpin karena saya tidak akan mengikuti dia ke manapun

saya tidak memilih seorang pelindung di mana saya menyerahkan jiwa dan raga saya kepadanya.

saya memilih seorang pelayan masyarakat yang akan saya dan rakyat Jakarta mengevaluasinya dalam jangka lima tahun ke depan. saya memilih seorang pelayan masyarakat yang akan saya patuhi keputusannya bila memang untuk kepentingan bersama.

Sunday, June 10, 2012

Als de Orchideen Bloeien [Soegija themesong]


Als de orchideen bloeien,
kom dan toch terug bij mij.
Nogmaals wil ik met je wezen,
zoveel leed is dan voorbij.

Als de orchideen bloein,
ween ik haast van liefdes smart.
Want ik kan niet bij je wezen,
g'lijk weleer, mijn lieve schat.

Reff :
Maar nu been je van een ander.
Voorbij is de romantiek.
Kom toch terug bij mij weder.
Jou wergeten kan ik niet.

Als de orchideen bloeien,
dan denk ik terug aan jou.
Denk toen aan die zoete tijden,
toen je zei: Ik hou van jou.

Tuesday, May 29, 2012

(akan datang) Soegija




Film Garin yang tidak nge-Garin
Bercerita tentang Perang Kemerdekaan Indonesia dari sudut mereka yang membantu korban-korban perang.
Didanai oleh sumbangan umat, penjualan voucher, dan sumbangan berbagai pihak.

Akan tayang di bioskop mulai 7 Juni.

Thursday, March 29, 2012

Tangan Gatal di THE RAID

Tangan gatal megang badan orang

Tangan gatal megang kaki orang

Ini bukan tangan gatal nepis pukulan


Tangan gatal tangkap kepala orang

Tangan gatal nangkap kepala orang lagi


Tangan gatal nangkap tangan orang

Tangan gatal lain nangkap tangan orang


Tangan gatal nangkap tangan orang


Catatan,
posting ini bukan sekuel dari postingan yang ini:
http://cacianqalbukunderemp.blogspot.com/2009/08/merantau-nyontek-ong-bak-yang-benar.html

Friday, January 20, 2012

The Deadly Dance of Iko Uwais

http://www.ign.com/videos/2012/01/19/exclusive-clip-the-raid






Akan beredar di Indonesia (dan negara lain) pada akhir Maret (atau awal April). Semoga LSF tidak menyensor satupun adegan di sini.