Saturday, May 26, 2007

Apa sih bahasa Indonesia-nya 'Crane'?

Semenjak menonton Spiderman 3, saya penasaran, apa sih bahasa Indonesia-nya Crane. Sialnya, kalau nonton film berbahasa Inggris, saya selalu lupa untuk melihat subtitle. Maklum, kebiasaan semenjak akan pergi ke Australia.


Peristiwa di SCBD Sudirman yang mengorbankan dua mobil dan satu motor kemarin memberitahuku bahwa aku tidak sendiri. Dari sekian banyak media massa, sekilas kulihat hanya satu yang tidak menggunakan kata crane dan itu bukan Kompas. Mereka menggunakan kata 'belalai besi'.

Seharusnya media massa ini dinominasikan untuk penghargaan media massa berbahasa Indonesia tahun ini. Mereka berani untuk berbeda dan tidak latah.


Oh ya,
jadi crane itu padanan Indonesianya apa?

Menurut kamusnya Shadily dan Echols (standarnya kamus Inggris-Indonesia sebelum ada Peter Salim), Crane bisa berarti dua hal yakni

1. bangau (yang nonton anime jepang dengan teks Inggris dan ada adegan orang sakit bikin origami pasti menemui kata-kata ini di teks terjemahannya),

2. (tarik nafas)....


derek.


Iyah, derek yang buat ngangkat-ngangkat itu.

Tapi entah kenapa, kalau seandainya aku tahu artinya, sudah buka kamus, dan bertugas untuk menulis laporan peristiwa itu, mungkin aku akan menggunakan istilah 'belalai derek'.

Bagaimana dengan kalian?



PS:
Sekarang terbukti bahwa kemampuan Kompas sudah menurun dan sudah tidak layak dijadikan acuan dalam berbahasa Indonesia.

5 comments:

Ben said...

Dibandingkan dengan Kompas, KCM lebih parah.

Sekarang semakin susah menemui media cetak yang penggunaan bahasanya tidak sembarangan.

Agam said...

Crane? bukannya emang itu artinya?
A crane is a large machine that moves heavy things by lifting them in the air.
A crane is a kind of large bird with a long neck and long legs.
If you crane your neck or head, you strech your neck in a particular direction in order to see or hear something better.

Xaliber said...

Crane.. menurut saya artinya mungkin... pengungkit?
Atau rantai besi? :P

Ah ya.. maaf numpang post. Salam kenal :)

pseudo-post-apocalyptic said...

mending daripada orang ngirim ke YM gw nulisnya: crain. tapi emang bahasa indonesia sudah gak dipakai oleh orang2 kita sendiri. lucu denger orang ngomong nyampur2 gak karuan. gw sih bukan orang yg nasionalis, tapi ngeliat orang ngomong gitu cukup geli juga. mending bahasa inggris ama indonesianya bagus apa, belagak nyampur2

btw suka blognya!

Geddoe said...

Lha? Crane terjemahannya bukannya memang derek? o_Oa