Toss The Feathers
Akhir-akhir ini sering kudengar di Citos dan terakhir di pameran komik di Pasar Seni Taman Impian Jaya Ancol.
Di Citos, dimainkan dengan biola, gitar, dan drum biasa sementara di pameran komik, lagu ini dimainkan dengan bass, gitar, drum ala pengamen, dan biola dan hasilnya lebih bagus daripada yang kudengar di di Citos terutama dari sisi perkusi (yang di Citos tidak terlalu bagus).
Fotonya bisa dilihat di:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKI-gcUAK7Mw-KImamIv2HPtqmSbhN2H9xGXlJ4QKQotKdLuUK6O-5Kb3gQ7NbU6XEcQtSzyPsnS6xZTAGY2QnmFAXfBxiwfL7b-3_W1kSMJedqb371L4CuYOmE0GJ_cVPqNc3/s1600-h/musik_02.jpg
Versi The Corrs unplugged:
http://www.youtube.com/watch?v=KEJa_VgpIAc
Versi varian lain dari lagu ini
http://www.youtube.com/watch?v=fJQuNSIz_Bo
dan perhatikan bahwa drum yang digunakan agak-agak mirip rebana tapi dipukul menggunakan semacam tongkat pendek (sependek sendok).
Jujur saja, banyak hal yang ingin kuketahui dari lagu ini, misalnya
1. sejarah lagu ini (musik tradisional kah atau adaptasi?)
2. melodinya dalam notasi not balok (masih belum ketemu soalnya :p )
3. nama alat musik perkusi yang dimainkan di lagu tersebut (dan tentu saja serba-serbinya)
--- UPDATE ---
Aku sudah menemukan jawaban nomer 3.
Nama instrumennya Bodhrán
Tadinya tampaknya digunakan untuk musik perang.
Dan populer lewat musik-musik Celtic.
Cerita lengkap bisa dilihat di wikipedia
http://en.wikipedia.org/wiki/Bodhr%C3%A1n
0 comments:
Post a Comment