Saturday, February 28, 2009

Hilang dari repo debian?

Gara2 Lenny release kah?

Kxdocker -- kalau mau sok 'Mac'. Kombinasi kxdocker + baghira + matikan kicker = mac. Setidaknya ada beberapa yang sempat menyangka Mac :P

xmms -- yup... ada xmms2 tetapi aneh. (Update: Kata Iang, karena XMMS menggunakan GTK 1).. Ah.. Untung ada Amarok.

(update) wlassistant -- padahal di repo-nya ada tetapi tidak bisa kuunduh pakai APT. Unduh manual file .deb-nya dan dpkg -i, ternyata butuh kdelibs-bin dan kdelibs-bin butuh kdelibs5 dan yang terakhir ini, butuh dbus-x11 dan dbus-x11 ini bentrok dengan dbus. Untung ada wifi-radar yang punya fungsi sama (tetapi kayaknya lebih bagus. Sebenarnya kalau mau berpayah-payah, di shell bisa pakai perintah iwlist, kemudian iwconfig, dan bila IP pakai DHCP, jalankan dhclient.


Tapi yang bingung.. kok ada software "lastfm" yah?
Trus aku juga baru tahu kalau ada menu "magnatune" di amarok.
Selain itu, nama gaim sekarang sudah berubah menjadi pidgin... Sebelumnya masih memaksakan diri bernama gaim.

Thursday, February 26, 2009

Apakah hanya aku atau Detik.com jadi sangat lambat?

Dahulu, aku bisa membuka lebih dari 10 tab untuk Detik.com tetapi akhir-akhir ini, baru tab ketiga atau keempat, tiba-tiba laptopku sudah bising dan browserku tidak merespon.

Herannya, tidak terjadi di situs lain. Kompas.com misalnya, yang dahulu lebih lambat dari Detik.com sekarang malah bisa kubuka lebih dari 10 tab sekaligus.

Ketika fitur plug-in (berarti flash?) kumatikan di browser Opera, barulah aku bisa menikmati Detik.com seperti dahulu. Kabar buruknya, Mas Prabowo (Gerindra) dan Mas Jusuf (Golkar) tidak bisa promosi ke aku karena iklan mereka di Detik berupa flash..

Wednesday, February 25, 2009

Hadiah Ulang Tahun Yang Kuinginkan

Amazon Kindle..
atau sejenisnya...
atau lebih baik dari itu.


(tunggu dulu.. ultahmu kan masih lama, Kund.)

Yup..
ngasih tahu sekarang.. biar pada nabung :D

[skrinsyut] Koyaanisqatsi kereeen!!!

Siapa bilang bahasa tradisional Amerika (suku indian Hopi) punah? Yang jelas kata "Koyaanisqatsi" akan tetap awet dalam ingatan penonton film ini ketika di akhir film dijelaskan artinya.

PS: Ini bukan resensi.. Cuma buat menampilkan skrinsyut filmnya.


Tuesday, February 24, 2009

[pratayang] Kambing Jantan The Movie akan keluar 5 Maret 2009

Aku belum baca baik blog maupun versi bukunya. Tapi kayaknya bukunya cukup tenar karena dulu aku beberapa kali

Rudi Soedjarwo dulu sempat jadi sutradara yang menarik perhatianku walau menurutku "hit and miss", misalnya Ada Apa Dengan Cinta dan Mengejar Matahari termasuk bagus tetapi Tragedi dan Rumah Ketujuh berkualitas rendah (padahal aku suka skenarionya Rumah Ketujuh yang sebenarnya cerdas [apalagi pas ada pelanggan mencari film 'gelap'] tetapi Rudi gagal menerjemahkannya ke layar).

(dan setelah itu, hatiku berpindah ke Hanung setelah lihat filmnya di Kemang Utara 28, kemudian melihat Brownies, Jomblo.. dan.. film terakhir yang kulihat adalah Ayat-Ayat Cinta)

Kembali ke topik:
Terakhir aku kecewa pada sebuah adaptasi dari buku adalah Drop Out yang diproduksi Multivision Plus. Jalan ceritanya sangat-sangat-sangat-sangat-sangat-sangat-sangat-sangat-sangat berubah dengan tema yang sangat-sangat-sangat-sangat-sangat berubah menjadi sangat-sangat-sangat-sangat-menjijikkan (Hear that, Raam Punjabi!!). Walaupun si penulis novelnya sendiri terlibat, ternyata bukan jaminan sebuah film adaptasi akan seperti novelnya.

Tapi Rudi Sudjarwo bukan sutradara tak ternama dari Multivision (yang aku sekarang lupa namanya).

Jadi kuharap, Rudi bisa come back dengan film ini.
Good luck Rudi! Goodluck Raditya!

Trailernya



Kalau tidak bisa
http://www.youtube.com/watch?v=kZknp2IQThk

mencicipi kernel 2.6.26

Kernel 2.6.22(-13) yang kuunduh tiga tahun lalu sudah tidak tersedia di repo Debian (apa dulu aku pakai "unstable" yah?), sementara kalau mau melakukan saran stwn di komentarnya pada postinganku terdahulu, aku butuh linux-headers dan kbuild.

Akhirnya kemarin mencoba kernel 2.6.26 tetapi hang saat boot. Akhirnya gak jadi mencoba kernel baru tetapi iseng-iseng apt-get upgrade (mungkin mestinya harusnya apt-get dist-upgrade, yah? Aku takut kehilangan yang sudah kuinstall) dan hasilnya malah jadi gak bisa masuk.

Itu sebabnya aku sekalian menggunakan kesempatan untuk menginstall Ubuntu (Hardy dengan kernelnya, 2.6.24 kalau tidak salah ingat). Tetapi hasilnya internet jadi lambat banget. Bahkan untuk APT pun sangat lambat. Dan tentu saja, yang paling menyebalkan adalah, aku tidak bisa menawarkan diri jadi kelinci percobaan alien untuk menaklukkan dunia :P
(kalau gak ngerti, coba lihat video youtube di sini dan di sini).

Itu sebabnya aku kembali ke Kuliax dengan kernel 2.6.18-klx0 (bawk bawk bawk! bawk bawk bawk! bawk bawk bawk!).

Tapi aku masih belum puas,
jadi lagi2 aku mencoba kernel 2.6.26-1 dari repo debian. Kali ini bisa boot-up. Memoriku terbaca sampai 1,2 GB (bukan 880-an MB seperti biasanya). Wireless card-ku terbaca sebagai wlan0_rename.

Bahagia?
Tidak. Karena, lagi-lagi mengalami internet lambat. (Oh.. aku ingin otakku seperti jelly agar dinikmati alien-alien hulu :P)

Kembali lagi menggunakan 2.6.18-klx0 deh.. (Bawk bawk bawk! Bawk bawk bawk! Bawk bawk bawk!).


Re-installing kuliax 6.0 .. (Ubuntu Hardy sucks for newbie..)

Karena kesalahan konyol, menyebabkan freeze saat boot (tepatnya saat udevd), dan karena malas cari tahu solusinya, aku sekalian menggunakan kesempatan buat mencoba ubuntu dan Debian Live-CD.

Dasar pemalas, aku akhirnya gak mencoba Debian Live-CD (bingung, installernya di sebelah mana.. dan lagipula malas kalau harus install driver RT2500 dkk).

Mencoba Ubuntu, dan harus menginstal banyak lagi dari awal. Di situ aku baru menyadari... Hardy lambat banget internetnya.. Nope.. bukan pada firefox, untuk apt saja lambat.

Akhirnya balik lagi ke kuliax. (Bawk Bawk Bawk! Bawk Bawk Bawk! Bawk Bawk!)

Tapi kali ini saat menginstall, aku memilih mode "Debian"-style...
dan aku gak dapat masalah seperti di
http://cacianqalbukunderemp.blogspot.com/2009/02/versi-flash-selalu-kembali-seperti.html

Sunday, February 22, 2009

gimana biar RT2500 bisa di 2.6.22

tiga tahun lalu, unduh kernel 2.6.22.. tetapi gak dipakai gara-gara wireless-nya gak mau.

Tadi iseng-iseng modprobe rt2500 dan "FATAL: Module rt2500 not found".

lshw mengatakan "UNCLAIMED"
dan tidak ada rt2500 di lsmod.

:(
*nggak ngerti caranya.

Saturday, February 21, 2009

Versi Flash selalu kembali seperti semula.

Selama ini aku selalu bingung karena beberapa kali mengunjung situs (seperti versi fullscreen dari YouTube) dan aku diminta untuk menginstall Flash versi baru (10). Karena rasanya aku sudah menginstall tidak sekali atau dua kali tetapi berkali-kali.

Siang ini aku baru mengetahui versi Flash selalu kembali ke versi sebelumnya setelah aku menutup browser. Jadi bila aku menginstall lagi Flash sebelum membuka browser, maka barulah flash-nya berfungsi.



Kasus yang sama seperti konfigurasi Xorg di laptopku yang selalu kembali ke setting awal setiap kali reboot. (dan setiap kali menyalakan komputer selalu melakukan "# cp /etc/X11/xorg.backup.conf /etc/X11/xorg.con")

Masak sih harus install flash lagi setiap sebelum buka browser Iceweasel?

Jadi, daftar halaman situs yang akhirnya bisa kukunjungi karena masalah flash
- film Kooyanisqatsi di Youtube.com
- versi High Definition di Hulu.com

- login di Safari Books Online
- kartun Spiderman di Hulu.com

dan jangan-jangan, waktu itu Turbotax.com dan Megaupload bermasalah juga karena flash :(


Ngomong2,
pada tahu kan kalau di Youtube ada 119 episode penuh (termasuk Pilot) MacGyver?

(Hush.. ayo belajar.. belajar..)

Friday, February 20, 2009

Pengen nonton film tahun 1983, Koyaanisqatsi

Lihat iklannya di Youtube... kereeen.....
*ngiler mode = on

Kembali ke KDE Basic :(

Berawal dari keisengan menginstall fbi (framebuffer imageviewer), APT mengatakan beryl harus di-uninstall. "Masa bodo", begitu pikirku, "Toh, kenyataannya aku tak pernah menggunakan beryl (soalnya kalau pakai beryl, gak bisa nonton film -- gak kuat komputerku :P ).

Ternyata, uninstall beryl berdampak sangat luas. Entah bagaimana, tiba-tiba windows di-set ke Beryl dan hasilnya freeze. Lebih celaka lagi, beryl-settings, beryl-manager, dan semua yang berhubungan dengan beryl sudah hilang dan tidak bisa diinstal ulang. Dahulu sih waktu ada, bisa KDE Menu -> Settings -> trus lupa yang mana.. abis itu sampai ada logo intan warna merah muncul, abis itu kembalikan windows-nya ke KDE.

Sempat bingung. Sempat "apt-get purge" dan "apt-get remove --purge" dari compiz sampai emerald. Sempat pula "apt-get install kde" yang kuharapkan menghapus konfigurasi. Kenyataannya tetap saja sama... freeze.


Ternyata, begitu folder .kde dihapus, barulah KDE mulai bikin lagi. Tetapi kembali ke KDE awal yang tidak terlalu indah.. hiks hiks hiks...

Aku udah lupa apa aja settinganku. Aku ingat ada Baghira, tetapi setelah itu apalagi yah?



PS:
Selain fbi, aku update dari gaim ke pidgins,
kemudian baru tahu kalau untuk kxdocker ada yang temporary yakni di "~/.kde/share/apps/kxdocker/kxdocker_conf.xml" dan adapula yang permanent (walau gak yakin sih) yakni di "/usr/share/apps/kxdocker/kxdocker_conf.xml". Selama ini tampilan di kxdocker suka berubah-ubah.

Wednesday, February 18, 2009

Soetan Batoegana: Inikan Panggung Politik

sumber
http://www.detikfinance.com/read/2009/02/17/111010/1085981/4/

"Saya tahu tujuan mereka benar. Kita kan tahu dalam rapat terkadang kita suka melebar. Saya suka bilang kepada mereka (pihak yang diundang komisi VII seperti Pertamina), kalau rapat dengan DPR jangan diambil hati, biarkan proses berjalan yang pentingkan hasilnya. Inikan panggung politik"

Maaf,
Bapak Soetan Batoegana dari Partai Demokrat yang juga merangkap Wakil Ketua Komisi VII DPR, saya tidak sepakat.

Saya bisa menerima bahwa kampanye adalah panggung politik. Saya bisa menerima iklan-iklan di media massa adalah panggung politik. Tetapi saya tidak bisa menerima rapat DPR disamakan dengan panggung politik.

Tuesday, February 17, 2009

Trailer Dragon Ball

ada teriakan "Kamee... Hameeeee... HAAAAA!" di akhir trailernya.



Kalau tak bisa melihat silakan ke
http://www.traileraddict.com/trailer/dragonball/domestic-trailer

Janganbikinmalu2009.com

Akhirnya, aku baru bisa mengakses situs ini di perpustakaan. Malam lalu (atau siang waktu Jakarta) aku gak berhasil mengakses situs ini.

Motivasinya menarik dan aku harus mengacungkan jempol. Seperti kata mereka, tujuan situs ini adalah:

Biar kita tau siapa yang kita mau pilih!!!

Please partai... convince me to pick you. HELP ME, HELP YOU!!!!



Nah, situs ini terdiri dari empat bagian yakni "Opini", "Daftar Janji", "Apa yang Penting?", dan Galeri. Dari empat fitur tersebut baru dua yang sudah ada yakni "Apa yang Penting?" dan "Galeri".

"Apa yang Penting" berisi polling yakni apa rencana kerja yang diharapkan dilontarkan oleh para calon-calon wakil dan pemimpin dalam kampanyenya. (update: Sayangnya, setelah mengisi polling, tidak ditampilkan hasilnya)

"Galeri" berisi spanduk-spanduk yang saya yakin beberapa pengunjung sudah familiar karena beredar melalui blog-blog, milis-milis, dan forum-forum. Kabar buruknya, tidak ada versi resolusi besar untuk spanduk. Mereka hanya menyediakan thumbnail dan komentar sindiran. Ketika thumbnail di-klik, gambar yang muncul yah.. hanya gambar thumbnail tersebut.


Selain situs, mereka juga punya channel di Youtube yakni janganbikinmalu2009. Sudah ada dua video yang mereka unggah yang sama-sama dibintangi oleh Tyo Pakusodewo (dan dijamin, kalian akan ingat dengan karakter yang dibintanginya di film May yang terbit tahun 2008 lalu dan disutradarai Viva Westi).


Udah ah.. segitu aja kisahnya...

Monday, February 16, 2009

Dialog Ibu dan Anak tentang Kondom, Obama, dan Adam Malik

Saya geli membaca dialog kawan saya dan anaknya yang baru kelas 6 SD ini. Jadi ingat, dahulu mBak Mer pernah cerita anaknya ingin membaca buku tentang Obama. "Memangnya sudah bisa membaca buku-buku tebal, mBak?", tanya saya. "Belum", jawabnya, "bacaannya masih komik-komik Jepang melulu". Aku makin geli, "Buku tentang Obama yang ada di toko buku kan masih tebal-tebal, masih untuk orang dewasa".

Ternyata bukan hanya pertanyaan tentang Obama yang membuatnya dipusingkan oleh anaknya tetapi juga keterkaitan Adam Malik dengan CIA atau kondom dan AIDS.

Geli juga membaca anaknya berkomentar tentang kontrasepsi, "Lho kalo istrinya hamil ya biar aja dong, namanya juga istri sendiri kan?".

Wakakakakakak....

Silakan membaca dialog lucu ibu dan anak ini di
http://revolusihidup.blogspot.com/2008/12/indonesia-di-mata-seorang-libby.html

Saturday, February 14, 2009

Iri Hati

Ketika seseorang dilanda iri hati,
ada tiga hal yang mungkin bisa dilakukan oleh orang tersebut.

Yang pertama, mencelakakan subyek yang menyebabkannya menjadi iri.

Yang kedua, membenci subyek yang membuatnya iri dan membuang muka di hadapannya

Yang ketiga, mengucapkan selamat dan turut senang, dan berjanji suatu hari akan bisa mengalahkannya.



Selamat yah, Adikku..
Ayo.. kejar terus..

Friday, February 13, 2009

Mungkin Gak Franz Magnis Suseno jadi Gubernur Jakarta?

Yang jelas beliau tak mungkin jadi Presiden karena UUD menyatakan harus Warganegara Indonesia Asli. Tetapi bagaimana dengan jabatan seperti gubernur?


Kenapa tiba-tiba aku membahas ini? Karena aku membaca tentang Walikota Rotterdam dan Gubernur California.

http://www.ajangkita.com/forum/viewtopic.php?t=25435

Yang jelas, di Indonesia sendiri ada permintan agar gubernur2 dan anggota2 DPRD yang terpilih sebaiknya putra daerah.

Wednesday, February 11, 2009

PKS adalah antek Zionis (satir)

http://deathlock.wordpress.com/2009/02/07/partai-kebangkitan-sionisme/

Sebelum marah-marah,
perhatikan bahwa postingan tersebut adalah satir.

Lihat, penulis menunjukkan betapa mudahnya memfitnah seseorang atau suatu kelompok.

Tuesday, February 10, 2009

Freemason di Fairfield, Iowa





Foto di atas adalah yang pertama kali menyadarkanku kehadiran Freemason di kota Fairfield. Pertama kali aku mencoba mengambil fotonya saat malam hari dengan ponselku namun sayang gagal.

Lambang ini tertera di pintu di samping gedung. Lambang jangka dan penggaris siku-siku adalah lambang Freemason yang tersohor. Konon, Freemason berasal dari komunitas pembangun kuil yang ada semenjak Kuil Raja Sulaiman dibuat.
DeMolay mengingatkanku pada nama ksatria Templar, Jacques DeMolay. Tetapi apa hubungan ksatria Templar dengan Freemason?
Yang ini adalah lampu di samping bangunannya.

The Fish


Lambang ini sering kujumpai di mobil-mobil di sini. Kadang ada yang berupa pita bendera Amerika tetapi dari bentuk tulisan kita tahu dipasang seperti ini. Ada juga yang polos seperti ini.

Aku sudah lama mendengar keberadaan lambang seperti ini semenjak sembilan tahun lalu di Jakarta (sebelum kuliah) saat membacanya di buku tulisan Jaya Suprana tetapi baru di Amerika Serikat aku melihatnya.

Ada versi lain yang ada huruf Yunani namun hanya sekali aku melihatnya, yakni:
Yup,
Iota, Chi, Theta, Upsilon, dan Sigma.
Dibaca ichthys yang berarti ikan.

Simbol ini pada awalnya digunakan oleh kelompok bawah tanah, pengikut aliran kepercayaan yang saat itu ditindas oleh Romawi. Untuk mengadakan kebaktian, mereka menandai tempat dengan lambang seperti ini. Pengikut aliran ini tadinya berasal dari kelompok Yahudi yang mempercayai Messiah telah datang di antara mereka, kemudian pengikutnya berkembang hingga orang-orang Yunani dan Romawi.

Benar,
ini lambang Kristen. Lambang yang mereka gunakan saat mereka masih ditindas.

Iota berarti Ieosus (Ἰησοῦς) -- yup, Isa (pelafalan Arab) atau Yesus
Chi berarti Khristos (Χριστóς) -- Kristus
Theta berarti Theou (Θεοῦ) -- berarti "milik Tuhan", bentuk genitif dari Theos
Upsilon berarti Huios (Υἱός) -- berarti "putra"
Sigma berarti Soter (Σωτήρ) -- berarti "juru selamat"


Lambang ini, di Florida Selatan lebih mudah ditemukan daripada lambang salib. Setidaknya dari pengamatan sekilas.

Monday, February 09, 2009

It is almost a year

and I haven't become a romantic guy... :(

Terbungkam

Dahulu, seorang kawan, sebut saja namanya Tyant, pernah mengritikku "tahu banyak hal tetapi tidak tahu apa-apa". Ia benar.

Kemarin, aku berdebat tentang kemungkinan film dengan efek spesial. Ada yang skeptis karena keterbatasan teknologi yang dimiliki Indonesia. Aku membantah dengan memberikan contoh-contoh film produksi Hollywood (dan yang diproduksi di Hollywood) tahun 1940-an yang menurutku tidak kalah bagus dibandingkan film-film produksi tahun 1990-an. Dan sehari kemudian aku dibantah:

So yeah. Basically what I'm trying to say is... film-film yang Anda sebutkan emang bagus sekali, tapi walaupun punya keterbatasan teknologi, tapi nggak dibuat dengan biaya murah (well Citizen Kane is relatively cheap to the others in comparison, but the talent behind them is so enormous).

So... hmmm... I think... forget about the special effects for now. As long as you have a good story, you can make a good movie. Kalo situasi kondisi penontonnya udah mendukung untuk pembuat film membuat film-film spesial efek (ga mungkin kan mereka bikin sesuatu yang punya resiko tinggi untuk nggak balik modal), produser pasti nggak akan melewatkan kesempatan itu.

Just as comparison...
budget Wizard of Oz sekitar 2.7 juta dolar
budget Citizen Kane sekitar 700 ribu dolar
budget rata-rata untuk satu episode Fleischer's Superman sekitar 30-50 ribu dolar (but keep in mind that these are 10 minutes shorts each)
How these compare to today's dollar... hmmm gue juga ga begitu yakin. Cara gampangnya sih dikalikan 8 (estimasi aja), tapi itu kalo kita menghitung berdasarkan inflasi, sedangkan harga tiket bioskop di Amerika rata-rata udah berubah dari kurang dari satu dolar (I think they go around 20-50 cents back in the day), jadi 10 dolar lebih sekarang. So... yeah. Not an easy calculation... but you get the idea. Making that kind of movie is expensive. ;)

Dan karena aku sempat menyebut Star Wars 1977, sebagai film yang efek spesialnya mungkin ditertawakan generasi sekarang tetapi memulai revolusi efek spesial, ia membantah lagi.
And oh. As far as Star Wars goes... none of their blue screen special
effect would happen without the VistaVision camera and optical
printer.

Guess what? We don't have any of those kind of technology even now.

Dan aku pun terbungkam.


(Damn it! Gue harus bisa jadi orang kaya!!!!)

Friday, February 06, 2009

sinopsis Puen Yai Jom Salad (Ratu Langkasuka)

Sinopsis ini ditulis asal-asalan dan ketepatannya perlu diragukan mengingat si penulis tidak memahami Bahasa Thailand dan tidak mendapat bantuan teks terjemahan.

Film dibuka dengan adegan di bawah laut di mana sebuah meriam besar jatuh dan tenggelam. Dari ukiran VOC, kita menyadari bahwa meriam ini milik Belanda. Kemudian kita juga melihat mayat seorang Belanda dan di atasnya seorang Tionghoa yang masih melayang tetapi belum tenggelam.













Setelah itu kita melihat permukaan di mana sekelompok orang berperahu menyelamatkan bayi. Lalu kita diajak melihat sebuah desa nelayan di mana seorang orang Tionghoa yang tadi selamat memamerkan pesawat buatannya (keren euy.. sebelum Wright Bersaudara dan Otto Lilienthal). Kemudian kita mengenal bahwa orang Tionghoa ini bernama Liem Kium.

Di desa nelayan yang sama, seorang bocah bernama Pari diajak pamannya menemui Cahaya Putih untuk belajar Du Lam (di situs lain ditulis Du Lum tetapi di film di baca Du Lam. Nama Cahaya Putih juga terjemahan dari situs lain "White Ray"). Kalau menurut situs lain, Cahaya Putih menolak Pari belajar.

Sementara di Langkasuka, Ratu Raya Hijau sedang menerima tamu. Tak disangka, ternyata mereka berniat membunuh. Untung saja, Panglima Jarang sigap dan berhasil mencegah pembunuhan walaupun mengorbankan sebelah mukanya.

Setelah itu untuk memperkuat kerajaan Langkasuka, Ratu Hijau membuat pertunangan antara adiknya, Ungu (yang memegang panah) dengan Pangeran Pahang yang ahli menembak. Ungu sempat kesal karena pangeran Pahang mengganggu latihan memanahnya.

Kembali ke desa nelayan tempat Pari (yang sudah dewasa) dan Liem Kiuw, gerombolan perompak dipimpin oleh Gagak Hitam menyerang desa. Liem Kiuw terluka dan dirawat adiknya Liem Ko Niew. Pari ditenggelamkan oleh para perompak dan melihat kekasihnya telah dibunuh dan mayatnya dibuang begitu saja ke laut.



Tanpa menyadari bahaya, utusan dari Langkasuka yakni Putri Ungu, Putri Biru, dan Panglima Jarang diutus untuk mencari Lim Kium. Setelah berhasil menemukan Liem Kium, mereka diserang oleh Pangeran Rawai. Panglima Jarang berhasil selamat tetapi Putri Ungu, Putri Biru, Liem Kium, dan adiknya dibawa ke markas perompak. Ternyata Pangeran Rawai bersekutu dengan perompak Gagak Hitam.


Sendirian, Panglima Jarang menyusup ke markas perompak. Pari yang berhasil selamat dari laut ternyata juga menyusup ke markas Gagak Hitam. Bersama, mereka mencoba menyelamatkan kedua putri Langkasuka serta Liem Kium dan adiknya. Apa daya, Panglima Jarang hanya berhasil menyelamatkan Putri Biru. Pari berusaha menyelamatkan Putri Ungu tetapi ilmu Du Lam milik Gagak Hitam nyaris menewaskannya seandainya tidak ditolong oleh Cahaya Putih.

Cahaya Putih mengajari Pari ilmu Dulam. Nah tapi, Cahaya Putih sendiri berkepribadian ganda. Konon merupakan efek dari ilmu Dulam. Ada bagian yang aku tidak mengerti, tetapi berbentuk kilas balik di mana Cahaya Putih kayaknya seorang bangsawan dan kemudian bercerita tentang keris dan Putri Ungu tampak terkejut.
Sementara itu Pangeran Rawai dan Bajak Laut Gagak Hitam memaksa Liem Kium membuat meriam untuk mereka dengan mengancam adik Liem Kium. Pangeran Rawai juga membuat pertemuan dengan musuh-musuh Ratu Hijau untuk menyerang Langkasuka. Lim Kium juga teringat diskusi tentang meriam dengan insinyur Belanda yang tewas di awal cerita. Ada dua meriam, yang satu untuk jarak jauh, dan yang satu lagi, dialognya tidak begitu jelas.
(Ngomong2, aku jadi mihak musuhnya, setelah tahu Langkasuka membantu VOC)

Tidak begitu jelas, tampaknya Liem Kium di bawah ancaman bersedia membuatkan meriam. Sementara Panglima Jarang mengumpulkan pasukan untuk menyerbu pasukan Rawai. Di dalam sel, adik Lim Kium bunuh diri.

Panglima Jarang menyerang, sementara Pari dan Putri Ungu ternyata juga telah menyusup. Pari berhasil membalas dendam pada Gagak Hitam bahkan nyaris kehilangan akal seandainya tidak dihalangi Putri Ungu. Mereka berhasil membebaskan Liem Kium namun jumlah musuh terlalu banyak. Pari berkorban meledakkan mesiu di markas perompak dan (lagi-lagi, ia tenggelam).

Kejutan! Ternyata, Pangeran Rawai adalah anak Cahaya Putih. Dia murka dan berubah menjadi Cahaya Hitam ketika melihat anaknya sekarat terkena ledakan. Cahaya Hitam membantu Pangeran Rawai mengangkat meriam di dasar laut. Sementara Liem Kium bertemu Ratu Hijau dan bersedia membuatkan meriam.

Akhirnya, perang pun tak terelakkan. Panglima Jarang memimpin pasukan meriam mempertahankan benteng sementara Ratu Hijau dan kedua saudarinya berpakaian perang membantu mengawasi jalannya perang. Pihak pemberontak pun tak kalah semangatnya untuk menaklukkan Langkasuka.


Pihak Langkasuka sempat di atas angin berkat meriam-meriam emas karya Lim Kium. Meriam emas ini melontarkan peluru seperti bom pacar wutah (cluster bomb).

Sayangnya, ada pengkhianat, musuh dalam balik selimut. Setelah membunuh pengawal-pengawal ratu, ia menyandera ratu dan memaksa Panglima Jarang menghentikan serangan.

Sementara itu, Pangeran Rawai datang dengan Meriam Raksasa VOC yang berhasil ia angkat. Daya tempur meriam tersebut membuat para sekutunya tercengang.

Ironisnya, hantaman pada benteng menyebabkan pasukan pengkhianat tercerai berai. Si pengkhianat terpanah oleh Putri Ungu sebelum berhasil mencederai Putri Biru. Ia tewas ditembak oleh Pangeran Pahang. Sayangnya, Ratu Hijau tewas.

Ingat pesawat Liem Kium di awal film? Pasukan Langkasuka akhirnya menggunakan pesawat-pesawat tersebut untuk melempar bom. Pasukan pemberontak berusaha menjatuhkan kapal-kapal tersebut sehingga tinggal satu rakit milik Pangeran Rawai.

Jagoan selalu muncul belakangan. Pari yang disangka telah tewas, ternyata masih hidup. Mengendarai paus, ia memanggil paus lain untuk menghancurkan satu-satunya rakit yang berisi meriam VOC.


Akhir cerita,
Putri Biru dinobatkan menjadi ratu sementara Pari kembali ke dasar lautan.


Coba bandingkan dengan sketsa praproduksi di
http://cacianqalbukunderemp.blogspot.com/2007/09/update-ratu-langkasuka.html
Aku tidak menemukan karakter Arus. Sementara aku penasaran dengan karakter Bintang Laut, apakah itu kekasih Pari yang terbunuh?

Selain itu, berbeda dengan sketsa ikan paus yang mengoyak-ngoyak gerombolan kapal, di hasil jadinya, karakter ikan paus cuma menghancurkan satu kapal dan itupun sebenarnya berupa rakit. Karakter Manusia bersayap yang memegang keris raksasa juga tidak ada dan sebagai gantinya pesawat ciptaan karakter Liem Kium.

Untuk sebuah film yang aku tidak mengerti bahasanya... lumayan..